Menu ✖

Otomatis
Berita Terbaru

Metropolitan

Panglima Madas Nusantara Dampingi Warga Tegal Alur, Perjuangkan Kompensasi atas Rencana Pembongkaran Tempat Usaha

badge-check

Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Jakarta, Komunitastodays.com, – Panglima Madas Nusantara, Andi Wijiono, bersama Ketua Umum Madas Nusantara, Drs. KRH. HM. Jusuf Rizal, S.H., S.E., M.Si., mendampingi salah satu anggotanya, Ikhsan, yang menghadapi persoalan rencana pembongkaran tempat usaha oleh pihak pemilik lahan di wilayah Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, Senin (2/11/2026).

Kedatangan jajaran Madas Nusantara bersama ratusan anggotanya tersebut bertujuan memberikan pendampingan sekaligus mengupayakan mediasi antara pihak penyewa tempat usaha dengan pemilik lahan. Mediasi turut melibatkan pihak Kelurahan Tegal Alur dan perwakilan Kecamatan Kalideres.

Panglima Madas Nusantara, Andi Wijiono, menjelaskan bahwa kehadirannya bersama Ketua Umum dan anggota organisasi merupakan bentuk kepedulian terhadap anggota yang sedang menghadapi persoalan terkait keberlangsungan tempat usahanya.

“Saya hari ini hadir di Tegal Alur bersama Ketua Madas Nusantara Jakarta dalam rangka mendampingi anggota kami yang tempat usahanya akan dibongkar. Persoalan ini sebelumnya telah dilaporkan oleh pemilik tanah kepada pihak kecamatan dan kelurahan. Kami hadir untuk melakukan mediasi dan mencari solusi terbaik,” ungkap Andi.

Menurutnya, anggota tersebut telah menerima tiga kali surat somasi dari pihak pemilik lahan. Bahkan, sebelumnya diminta mengosongkan tempat usaha paling lambat 28 Oktober 2026. Namun, pihaknya meminta tambahan waktu hingga 2 November 2026 untuk mengupayakan penyelesaian melalui mediasi.

“Namun sampai hari ini belum ada kesepakatan. Intinya, saya bersama teman-teman akan terus memperjuangkan solusi terbaik agar persoalan ini dapat diselesaikan dengan baik,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Ketua Umum Madas Nusantara, Drs. KRH. HM. Jusuf Rizal, S.H., S.E., M.Si., menyampaikan bahwa pendampingan tersebut merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian organisasi terhadap anggotanya.

Ia mengungkapkan, berdasarkan keterangan anggota yang didampingi, masa kontrak tempat usaha tersebut disebut masih tersisa sekitar empat bulan sebelum jatuh tempo.

Dalam proses mediasi, Jusuf Rizal menyampaikan agar pihak pemilik lahan mempertimbangkan pemberian kompensasi kepada penyewa yang telah menempati dan menjalankan usaha di lokasi tersebut selama kurang lebih 30 tahun.

“Kami menekankan agar ada bentuk kompensasi dari pemilik lahan kepada pihak yang sudah menempati tempat usaha selama 30 tahun. Alternatif lainnya, pemilik lahan bisa menyediakan tempat lain yang layak untuk melanjutkan usahanya,” ujarnya.

Sementara itu, Ikhsan selaku pemilik tempat usaha mengaku masih berharap dapat melanjutkan usahanya di lokasi tersebut. Namun, ia menyadari bahwa lahan yang ditempatinya bukan merupakan milik pribadi.

“Saya sebenarnya ingin tetap berusaha di tempat ini. Saya menyadari tanah tersebut bukan milik saya. Namun, saya juga berharap tidak harus mengosongkan tempat ini begitu saja tanpa adanya penyelesaian atau kompensasi dari pihak pemilik lahan,” tutur Ikhsan.

Ia berharap adanya kompensasi sekitar Rp200 juta sebagai bentuk penggantian atas usaha dan kondisi yang dihadapinya. Jika nanti ada penyelesaian, dirinya mengaku siap kembali kampung halaman,untuk memulai usaha baru di Jawa timur, imbuhnya.

Ikhsan juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum Madas Nusantara, Panglima Madas Nusantara, serta seluruh anggota yang telah memberikan dukungan dan pendampingan.

“Alhamdulillah, saya sangat mengapresiasi kehadiran Ketua Umum Madas Nusantara dan teman-teman yang ikut peduli dengan nasib saya. Semoga melalui mediasi ini bisa tercapai kesepakatan yang baik bagi semua pihak,” harapnya.

Pihak Pemilik Lahan Belum Berhasil Dikonfirmasi

Sementara itu, awak media berupaya mengonfirmasi pihak perusahaan yang disebut sebagai pemilik lahan guna memperoleh penjelasan dan klarifikasi terkait rencana pengosongan tempat usaha serta tuntutan kompensasi yang disampaikan penyewa.

Namun, hingga berita ini diturunkan, pihak perusahaan belum berhasil ditemui. Petugas keamanan yang berjaga di lokasi menyampaikan bahwa pimpinan perusahaan sedang tidak berada di tempat karena ada keperluan di luar kantor dan belum dapat dipastikan kapan kembali, tutupnya. (Nana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Selanjutnya

Pemkot Jakbar Dukung Pemuda Gemilang 2026, Dorong Generasi Muda Berperan dalam Pembangunan Kota Global

2 Nov 2026 - 18:29 WIB

Pemkot Jakbar Dukung Pemuda Gemilang 2026, Dorong Generasi Muda Berperan dalam Pembangunan Kota Global

Ahli Waris Keluhkan Pelayanan TPU Tegal Alur, Pemakaman Orang Tua Diduga Dipersulit

2 Nov 2026 - 14:16 WIB

Ahli Waris Keluhkan Pelayanan TPU Tegal Alur, Pemakaman Orang Tua Diduga Dipersulit

Kantah Jakarta Barat Sambut Kepala Kantor Pertanahan Baru Dr. Yuliandi

30 Okt 2026 - 21:53 WIB

Kantah Jakarta Barat Sambut Kepala Kantor Pertanahan Baru Dr. Yuliandi

Alat Fitness Outdoor dan Bangku Taman, Penunjang Ruang Publik yang Nyaman

29 Okt 2026 - 16:29 WIB

Alat Fitness Outdoor dan Bangku Taman, Penunjang Ruang Publik yang Nyaman

Dukung Penerangan Jalan dan Efisiensi Anggaran

29 Okt 2026 - 07:50 WIB

Dukung Penerangan Jalan dan Efisiensi Anggaran
Trending di Metropolitan