Jakarta, Komunitastodays.com, – Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat memanen sebanyak 103 kilogram jagung di Mini Food Estate RPTRA Damkar, Kelurahan Joglo, Kecamatan Kembangan, Jumat (9/10). Kegiatan panen dipimpin langsung oleh Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Kota Jakarta Barat Imron Sjahrin, Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Depika Romadi, Camat Kembangan M. Fahmy Kartawijaya, Lurah Joglo Rizky Denni Ananda, jajaran Pemkot Jakarta Barat, serta kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

Sebelum kegiatan panen, Iin Mutmainnah bersama jajaran mengikuti senam pagi. Agenda kemudian dilanjutkan dengan monitoring Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), serta monitoring dan evaluasi kegiatan pemilahan dan pengolahan sampah di Kompleks Dirjen Migas, Joglo.
Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, mengatakan hasil panen tersebut menunjukkan bahwa lahan di kawasan perkotaan dapat dimanfaatkan secara produktif untuk mendukung ketahanan pangan.
Menurutnya, pemanfaatan lahan kosong untuk kegiatan pertanian menjadi salah satu upaya mengoptimalkan potensi wilayah sekaligus mendorong kemandirian pangan masyarakat.
Sementara itu, Lurah Joglo Rizky Denni Ananda menjelaskan bahwa hasil panen 103 kilogram jagung tersebut merupakan buah dari kerja sama dan semangat gotong royong warga bersama kader PKK dalam mengelola lahan pertanian.
Ia menambahkan, keterlibatan berbagai unsur masyarakat dalam pengelolaan lahan menjadi bagian penting dalam mendukung keberlanjutan kegiatan pertanian di wilayah Kelurahan Joglo.
Sebagai informasi, Mini Food Estate Kelurahan Joglo merupakan lahan pertanian produktif yang dikelola bersama oleh pihak kelurahan, kader PKK, dan kelompok tani. Lahan tersebut dimanfaatkan untuk membudidayakan jagung sekaligus mengoptimalkan penggunaan lahan kosong di kawasan perkotaan.
Melalui kegiatan ini, pemanfaatan lahan produktif diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai salah satu upaya mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan pertanian perkotaan. (Ferry)


























