Magelang, Komunitastodays.com, – Anggota Komisi IX DPR RI, Nafa Urbach, mengajak generasi muda untuk lebih matang dalam merencanakan usia perkawinan dan membangun keluarga. Langkah tersebut dinilai penting sebagai upaya mencegah pernikahan usia anak sekaligus menekan angka stunting demi mempersiapkan Generasi Emas Indonesia.
Ajakan tersebut disampaikan Nafa Urbach saat menggelar kegiatan Sosialisasi dan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana) di Kantor Desa Bulurejo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Senin (26/10/2026).

Kegiatan yang dihadiri ratusan warga tersebut merupakan bagian dari komitmen Komisi IX DPR RI bersama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN dalam memperkuat ketahanan keluarga melalui edukasi langsung kepada masyarakat.
Dalam kegiatan itu, Nafa Urbach hadir bersama sejumlah mitra kerja, di antaranya Uci Hasmana selaku Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana BKKBN, Iwan Dwi Antoro dari BKKBN Provinsi Jawa Tengah, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Magelang Taufik, serta Kepala Desa Bulurejo Agus Budi Santoso.
Dalam pemaparannya, legislator dari Fraksi Partai NasDem tersebut menegaskan bahwa perencanaan keluarga yang matang merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia.
Menurutnya, persoalan stunting dan pernikahan usia anak harus menjadi perhatian bersama karena berkaitan erat dengan masa depan generasi muda.
“Perencanaan keluarga yang baik dan pemenuhan gizi anak sejak dini adalah kunci. Kita harus memutus mata rantai stunting dan mencegah pernikahan dini karena hal itu dapat merenggut kesempatan anak-anak kita untuk tumbuh secara optimal dan meraih cita-citanya,” ujar Nafa Urbach di sela-sela kegiatan.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Magelang, Taufik, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan sosialisasi tersebut. Ia menilai persoalan stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Memang nyata bahwa stunting menjadi tugas kita bersama agar generasi mendatang bisa lebih baik. Dengan demikian, program Presiden dalam menyiapkan Generasi Emas Indonesia dapat berjalan dengan baik,” ungkap Taufik.
Melalui sosialisasi Program Bangga Kencana ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya pola asuh yang sehat, pemenuhan kebutuhan gizi anak, serta pemantauan tumbuh kembang sejak usia dini.
Antusiasme warga terlihat selama kegiatan berlangsung. Sosialisasi juga menjadi ruang komunikasi antara pemerintah, wakil rakyat, dan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya membangun keluarga yang sehat, berkualitas, dan terencana.
Sinergi antara DPR RI, BKKBN, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan stunting serta pernikahan usia anak, khususnya di Kabupaten Magelang.
Dengan keluarga yang sehat dan perencanaan kehidupan yang matang, cita-cita mewujudkan Generasi Emas Indonesia yang sehat, cerdas, dan produktif diharapkan dapat tercapai.(Nana)



























