Menu ✖

Otomatis
Berita Terbaru

Metropolitan

AI dan Integrasi Data Dinilai Percepat Penanggulangan Kemiskinan di Jakarta

badge-check

Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Jakarta, Komunitastodays.com,– Pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dan integrasi data dinilai dapat mempercepat upaya penanggulangan kemiskinan di DKI Jakarta agar lebih akurat dan tepat sasaran.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, dalam kegiatan bedah buku Satu Data Satu Tujuan, AI Sebagai Solusi Kemiskinan Jakarta di Perpustakaan Jakarta dan Pusat Sastra HB Jassin, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (12/10).

Iin, yang juga merupakan penulis buku tersebut, menjelaskan bahwa gagasan yang diangkat dalam bukunya berangkat dari penelitian disertasinya mengenai model Collaborative Governance AI (CG-AI). Model ini mengintegrasikan kolaborasi tata kelola pemerintahan dengan dukungan teknologi kecerdasan buatan untuk membantu penanganan kemiskinan.

Menurut Iin, kemiskinan merupakan persoalan kompleks yang berkaitan dengan berbagai indikator sosial dan ekonomi, termasuk ketimpangan. Oleh karena itu, penanganannya membutuhkan kolaborasi lintas instansi serta dukungan data terpadu agar kebijakan dan program bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan secara lebih efektif.

Ia menilai, integrasi data dan pemanfaatan AI dapat menjadi instrumen pendukung bagi pemerintah dalam mengidentifikasi kondisi masyarakat, menganalisis kebutuhan, serta menentukan intervensi yang sesuai.

Ke depan, Iin mendorong pembentukan Desk Kolaborasi dan pengembangan dasbor interaktif untuk mendukung analisis data kemasyarakatan. Sistem tersebut direncanakan memanfaatkan teknologi machine learning untuk membaca berbagai indikator, termasuk data penggunaan listrik warga sebagai salah satu bahan analisis dalam memahami kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Melalui pendekatan tersebut, pemerintah diharapkan dapat memperkuat proses pengambilan keputusan berbasis data sehingga penanganan kemiskinan dapat dilakukan secara lebih terukur, terkoordinasi, dan tepat sasaran.

Kegiatan bedah buku ini juga melibatkan unsur kolaborasi pentahelix, yang mencakup akademisi atau perguruan tinggi, pengusaha, pemerintah, komunitas masyarakat, dan media. Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan dapat memperkaya perspektif serta memperkuat sinergi dalam mencari solusi atas persoalan kemiskinan di Jakarta.

Diskusi dipandu Kepala Subbidang Pemuda dan Olahraga Bidang Kesejahteraan Rakyat Bappeda DKI Jakarta, Endiq Yogana.

Adapun pembahas yang hadir meliputi Direktur Program Profesi Kepamongprajaan IPDN, Prof. Dr. Hyronimus Rowa, M.Si.; dosen sekaligus peneliti Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung, Dr. Olih Solihin, S.Sos., M.I.Kom.; serta Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Esa Unggul, Dr. Ballian Siregar, S.Sos., M.Si.

Melalui bedah buku tersebut, pemanfaatan AI dan integrasi data menjadi salah satu gagasan yang didorong untuk memperkuat tata kelola pemerintahan kolaboratif dalam penanggulangan kemiskinan di DKI Jakarta.(Ferry)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Selanjutnya

Kantah Jakarta Barat Sambut Kepala Kantor Pertanahan Baru Dr. Yuliandi

30 Okt 2026 - 21:53 WIB

Kantah Jakarta Barat Sambut Kepala Kantor Pertanahan Baru Dr. Yuliandi

Alat Fitness Outdoor dan Bangku Taman, Penunjang Ruang Publik yang Nyaman

29 Okt 2026 - 16:29 WIB

Alat Fitness Outdoor dan Bangku Taman, Penunjang Ruang Publik yang Nyaman

Dukung Penerangan Jalan dan Efisiensi Anggaran

29 Okt 2026 - 07:50 WIB

Dukung Penerangan Jalan dan Efisiensi Anggaran

Sudis KPKP Jakbar Sterilisasi 200 Kucing Jantan Lokal di Cengkareng

27 Okt 2026 - 22:25 WIB

Sudis KPKP Jakbar Sterilisasi 200 Kucing Jantan Lokal di Cengkareng

31 Bangunan di Kapuk Dibongkar untuk Pembangunan Rumah Pompa Kali Apuran

27 Okt 2026 - 21:40 WIB

31 Bangunan di Kapuk Dibongkar untuk Pembangunan Rumah Pompa Kali Apuran
Trending di Metropolitan