Jakarta, Komunitastodays.com, — Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Iin Mutmainnah meninjau langsung lokasi jembatan penghubung Kali Semongol di lingkungan RT 02 RW 02, Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Senin (31/8/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Iin didampingi Dandim 0503/JB Letkol Inf Saputra Hakki, Plt Asekbang Depika Romadi, Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat Mustajab, Camat Kalideres Ziki Zulkarnain, Lurah Tegal Alur A Bayhaki, perwakilan PT Adhi Karya serta unsur terkait lainnya.

Iin melihat langsung kondisi jembatan yang menghubungkan RT 02/02 dengan RT 06/03 Tegal Alur. Saat ini, jembatan tersebut tengah dikerjakan menggunakan material kayu, papan dan bahan lainnya untuk membantu akses masyarakat di sekitar lokasi.
Di sela peninjauan, Iin juga berdialog dengan sejumlah warga serta pengurus dan Ketua RT 02/02 Tegal Alur. Dalam dialog tersebut, warga menyampaikan secara langsung kebutuhan dan harapan mereka terkait keberadaan jembatan penghubung di lokasi tersebut.
Rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke Rumah Pompa Polder Kamal Muara, Jakarta Utara, untuk melakukan pembahasan lebih lanjut bersama jajaran Dinas SDA DKI Jakarta dan unsur terkait lainnya.
Pembahasan dilakukan mengingat proyek normalisasi Kali Semongol membutuhkan waktu yang cukup panjang. Sementara itu, sebelumnya telah terdapat jembatan yang dimanfaatkan masyarakat sebagai akses penghubung antarlokasi.
Karena itu, masyarakat berharap akses jembatan tersebut tetap dapat digunakan sebagai jalur penghubung yang lebih cepat untuk mendukung aktivitas sehari-hari warga.
Iin mengatakan, dari sisi percepatan tindak lanjut, Sudin SDA Jakarta Barat bersama pihak terkait dan PT Adhi Karya telah melakukan langkah awal dengan membuat jembatan berbahan kayu di lokasi.
Namun, kondisi jembatan tersebut dinilai masih perlu ditingkatkan agar lebih aman dan layak digunakan masyarakat.
“Kita melihat jembatan yang dibangun saat ini perlu dibuat lebih proper. Karena itu, kita berdiskusi dengan Adhi Karya dan Dinas SDA DKI untuk mencari solusi agar masyarakat tetap memiliki akses penghubung selama proses normalisasi berlangsung,” ujar Iin.
Hasil pembahasan tersebut menyepakati pembangunan jembatan sementara yang lebih kuat dan kokoh. Jembatan tersebut nantinya dikhususkan bagi pejalan kaki dan tidak diperuntukkan bagi kendaraan.
Sementara itu, Ketua Subkelompok Pengembangan Pesisir Pantai, Bidang Pengendalian Rob dan Pesisir Pantai Dinas SDA DKI Jakarta, Yursid Suryanegara, menjelaskan jembatan sementara tersebut akan menggunakan material baja.
“Jembatan sementara yang akan dibangun menggunakan baja dengan panjang sekitar 7,9 meter. Persiapan pengerjaan rencananya dimulai Selasa (1/9),” jelas Yursid.
Pembangunan jembatan sementara ini diharapkan dapat menjaga akses mobilitas warga Tegal Alur selama proses normalisasi Kali Semongol berlangsung, sekaligus memberikan akses yang lebih aman dan kokoh bagi masyarakat. (Ferry)























