Jakarta, Komunitastodays.com, – Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat terus mengintensifkan pengerukan sedimen lumpur dan sampah di saluran mikro serta drainase di Jalan Raya Kapuk, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, sebagai upaya mengurangi risiko genangan dan banjir saat musim hujan.
Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Barat, Mustajab, mengatakan kegiatan pengerukan tersebut merupakan tindak lanjut dari kick off Gerebek Lumpur yang dipimpin langsung Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, di wilayah Kelurahan Kapuk pada Minggu (19/7).

Menurut Mustajab, pendangkalan saluran akibat endapan lumpur dan sampah menjadi salah satu penyebab utama terjadinya genangan hingga banjir ketika curah hujan tinggi. Oleh karena itu, pengurasan dilakukan secara menyeluruh agar kapasitas tampung saluran meningkat dan aliran air kembali lancar.
“Pendangkalan saluran menjadi salah satu penyebab utama genangan dan banjir saat musim hujan. Karena itu, pengurasan dilakukan secara menyeluruh agar daya tampung dan aliran air kembali optimal,” ujarnya, Rabu (22/7/2026).
Ia menjelaskan, sejak dimulainya kegiatan Gerebek Lumpur, petugas berhasil mengangkat sekitar 2.200 karung lumpur atau setara 36,7 meter kubik dari sejumlah titik saluran air di wilayah Kelurahan Kapuk. Lokasi yang menjadi sasaran pengerukan meliputi Jalan Raya Kapuk, Jalan Gang Empang, hingga Jalan Kali Apuran.
Selain fokus pada saluran mikro di Jalan Raya Kapuk, tim gabungan Sudin SDA Jakarta Barat juga melakukan pengerukan di Kali Apuran Atas, tepatnya pada segmen Pompa Mobile Apuran Atas. Pengerjaan tersebut dilakukan untuk mengembalikan fungsi saluran dan memperlancar aliran air menuju saluran utama.
Mustajab menegaskan, kegiatan pengerukan akan terus dilakukan secara bertahap di berbagai titik yang mengalami pendangkalan sebagai bagian dari upaya mitigasi banjir di Jakarta Barat. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah ke saluran air karena dapat mempercepat pendangkalan dan menghambat aliran air.
Dengan pengerukan yang dilakukan secara rutin dan dukungan masyarakat dalam menjaga kebersihan saluran, diharapkan potensi genangan di kawasan Kapuk dan sekitarnya dapat diminimalkan sehingga lingkungan menjadi lebih aman dan nyaman saat musim hujan tiba.(Ayu)

























