Jakarta, Komunitastodays.com,- Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat melalui Inspektur Pembantu Wilayah Kota (Irbanko) menggelar talkshow “Ngopi Waspada” atau Ngobrol Pintar Warga Sadar Pencegahan Korupsi, Gratifikasi, Pungli, dan Judi Online di Aula SMKN 53, Cengkareng Barat, Kamis (20/8/2026).
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 300 peserta yang terdiri atas pelajar, aparatur sipil negara (ASN), pengurus RT/RW, Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Karang Taruna, tokoh masyarakat, hingga Dewan Kota.

Wakil Wali Kota Jakarta Barat, Ali Murtadho, mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi sekaligus penguatan integritas bagi berbagai elemen masyarakat.
“Pencegahan judi online membutuhkan keterlibatan seluruh unsur masyarakat, tidak hanya pemerintah dan aparat penegak hukum,” ujar Ali.
Menurutnya, masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah semakin luasnya dampak negatif judi online, khususnya terhadap generasi muda.
Ali menambahkan, pemilihan Cengkareng sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan turut mempertimbangkan data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang menunjukkan tingginya aktivitas judi online di wilayah tersebut.
Ia berharap edukasi melalui talkshow Ngopi Waspada dapat meningkatkan kesadaran masyarakat sehingga mampu mengenali, menghindari, dan mencegah berbagai praktik yang berpotensi merugikan diri sendiri maupun lingkungan.
Sementara itu, Kepala Irbanko Jakarta Barat, Reni Septianawati, mengatakan talkshow tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai lembaga yang memiliki kompetensi dalam pencegahan korupsi, pencucian uang, pungutan liar, serta judi online.
“Narasumber berasal dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Polres Metro Jakarta Barat, PPATK, akademisi, dan pegiat antikorupsi,” katanya.
Reni menjelaskan, kolaborasi lintas lembaga tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman yang komprehensif kepada peserta mengenai pentingnya membangun budaya antikorupsi dan meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk kejahatan keuangan, termasuk judi online.
Di sisi lain, Kepala Subbagian Unit Pusat Pemberdayaan Kemitraan Anti Pencucian Uang PPATK, Adhitya Arbiansyah Afandi, mengapresiasi langkah Pemkot Jakarta Barat yang aktif memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan korupsi dan tindak pidana pencucian uang.
Ia menilai kegiatan semacam ini penting untuk memperkuat kesadaran masyarakat, terutama dalam menghadapi perkembangan modus kejahatan keuangan yang semakin beragam.
Melalui kegiatan Ngopi Waspada, Pemkot Jakarta Barat berharap terbentuk masyarakat yang semakin sadar terhadap bahaya korupsi, gratifikasi, pungli, dan judi online serta memiliki keberanian untuk mencegah dan melaporkan praktik-praktik tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.(Ferry)
























