Komunitastodays.com, Jakarta, – Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat menggelar sosialisasi Peningkatan Kewaspadaan terhadap Ancaman Terorisme dan Gerakan Radikalisme di Ruang Ali Sadikin, Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Jumat (24/7/2026).
Kegiatan ini bertujuan memperkuat peran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan melalui deteksi dan pencegahan dini terhadap paham radikal.

Sosialisasi yang diinisiasi Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jakarta Barat tersebut diikuti 80 peserta yang terdiri dari pengurus RT/RW, Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), tokoh agama, serta tokoh masyarakat dari delapan kecamatan di Jakarta Barat.
Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Barat, Firmanudin Ibrahim, menegaskan bahwa upaya menjaga keamanan dan ketertiban wilayah bukan hanya menjadi tugas aparat TNI dan Polri, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
“Keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Peran masyarakat sangat penting dalam menjaga lingkungan agar tetap aman, damai, dan kondusif, termasuk dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi ancaman, seperti terorisme dan penyebaran paham radikalisme,” ujar Firmanudin.
Sementara itu, Kepala Suku Badan Kesbangpol Jakarta Barat, Tumpal Hasiholan Matondang, menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya radikalisme serta cara mengenali gejala awal yang berpotensi mengganggu keamanan dan persatuan bangsa.
Menurutnya, masyarakat diharapkan mampu mendeteksi secara dini berbagai indikasi penyebaran paham radikal di lingkungan masing-masing, sehingga langkah pencegahan dapat dilakukan secara cepat dan tepat melalui koordinasi dengan pihak terkait.
“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mendeteksi dan mengantisipasi potensi radikalisme sejak dini. Dengan keterlibatan seluruh unsur masyarakat, diharapkan tercipta lingkungan yang aman, harmonis, dan bebas dari pengaruh paham yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan,” kata Tumpal.
Untuk memperkaya pemahaman peserta, kegiatan menghadirkan Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Brigjen TNI Dr. Sigit Karyadi Desa, serta Pembina Yayasan Lingkar Perdamaian, M. Nasir Abas, sebagai narasumber. Keduanya memaparkan materi mengenai strategi pencegahan terorisme, penguatan wawasan kebangsaan, serta pentingnya membangun ketahanan masyarakat dalam menghadapi penyebaran ideologi radikal.
Melalui kegiatan ini, Pemkot Administrasi Jakarta Barat berharap sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga stabilitas keamanan serta memperkokoh persatuan di tengah kehidupan bermasyarakat yang majemuk. (Ferry)
























