Jakarta, Komunitastodays.com, — Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah meninjau langsung kegiatan pengerukan sedimen lumpur di Kali Mookervaart, Jalan H Djairi, RT 01/RW 02, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jumat (11/9/2026).
Pengerukan tersebut dilakukan sebagai langkah mitigasi banjir dan genangan, terutama di wilayah RW 01 Kelurahan Rawa Buaya. Dalam kegiatan ini, satu unit ekskavator amfibi dikerahkan untuk mengangkat sedimentasi yang mengendap di dasar kali.

Material hasil pengerukan kemudian diangkut menggunakan puluhan truk menuju wilayah Walungan, RW 07 dan RW 08, Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres.
Iin mengatakan, pengerukan Kali Mookervaart merupakan bagian dari program mitigasi banjir dan genangan yang dilaksanakan secara rutin dan terjadwal di wilayah Jakarta Barat.
“Pengerukan ini merupakan bagian dari upaya mitigasi banjir dan genangan yang kami lakukan secara rutin dan terjadwal,” ujar Iin.
Ia menambahkan, pekerjaan pengerukan di lokasi tersebut ditargetkan selesai dalam waktu sekitar satu pekan.
Selain pengerukan sedimen, Pemkot Jakarta Barat juga berencana membongkar sebuah jembatan yang sudah tidak digunakan di sekitar lokasi. Jembatan tersebut dinilai berpotensi menghambat aliran air karena memiliki posisi yang rendah.
Menurut Iin, kondisi tersebut dapat menyebabkan sampah tersangkut ketika debit air kali meningkat. Tumpukan sampah dikhawatirkan menghambat aliran air sekaligus menyulitkan alat berat saat melakukan pengerukan.
Untuk itu, pihaknya berkoordinasi dengan Suku Dinas Bina Marga dan tim teknis Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat untuk melakukan pembongkaran jembatan.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Barat Mustajab mengatakan, pengerukan saluran air telah dilakukan secara masif selama setahun terakhir. Saat ini, terdapat 10 titik yang menjadi fokus pengerukan kali di wilayah Jakarta Barat, termasuk Kali Mookervaart.
“Pengerukan dilakukan secara berkelanjutan dengan mengerahkan armada angkut di setiap titik,” kata Mustajab.
Secara keseluruhan, Sudis SDA Jakarta Barat mengerahkan 30 unit dump truck dan satu unit ekskavator amfibi untuk mendukung kegiatan pengerukan serta pengangkutan material.
Menariknya, material berupa tanah dan lumpur hasil pengerukan tidak dibuang begitu saja. Material tersebut dimanfaatkan untuk mendukung program perluasan area pemakaman di wilayah Walungan, RW 07 dan RW 08, Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres.
Dengan demikian, kegiatan pengerukan tidak hanya menjadi bagian dari upaya mengurangi risiko banjir, tetapi juga mendukung pemanfaatan kembali material hasil pengerukan untuk kebutuhan pembangunan di wilayah Jakarta Barat.(Fer)























