Jakarta, Komunitastodays.com, – Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat melalui Suku Dinas Kesehatan memulai pelaksanaan vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) bagi anak laki-laki usia sekolah dasar. Pencanangan program tersebut digelar di SDN Meruya Utara 02, Kelurahan Meruya Utara, Kecamatan Kembangan, Senin (3/8/2026).
Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Sahruna, mengatakan vaksin HPV kini mulai diberikan kepada siswa laki-laki kelas 5 SD yang berusia sekitar 11 tahun. Sebelumnya, program imunisasi HPV hanya diperuntukkan bagi anak perempuan.

“Perluasan sasaran vaksinasi ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah untuk memberikan perlindungan yang lebih luas terhadap penyakit yang disebabkan oleh virus Human Papillomavirus (HPV),” ujar Sahruna.
Ia menjelaskan, pencanangan di SDN Meruya Utara 02 menjadi titik awal pelaksanaan vaksinasi HPV bagi anak laki-laki di seluruh sekolah di wilayah Jakarta Barat.
Pada tahun 2026, Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat menargetkan sebanyak 18.531 siswa laki-laki kelas 5 SD menerima vaksin HPV sebagai bagian dari program imunisasi nasional.
Sahruna menambahkan, upaya vaksinasi menjadi langkah penting dalam pencegahan infeksi HPV. Menurutnya, penularan virus tersebut tidak hanya berkaitan dengan hubungan seksual, tetapi juga dapat terjadi melalui kontak dengan permukaan yang terkontaminasi, sehingga perlindungan melalui imunisasi dinilai sangat diperlukan sejak usia sekolah.
Sementara itu, Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Ananda, menjelaskan bahwa kegiatan imunisasi di SDN Meruya Utara 02 menyasar siswa kelas 1, kelas 2, dan kelas 5 dengan total 253 peserta.
Ia menerangkan, pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) tahun ini dilakukan dalam dua gelombang. Pada Agustus, siswa kelas 1 menerima vaksin Measles Rubella (MR), sedangkan siswa kelas 5 mendapatkan vaksin HPV yang kini diberikan kepada anak perempuan maupun laki-laki.
“Vaksin HPV diberikan cukup satu kali sebagai bagian dari program imunisasi yang diharapkan mampu memberikan perlindungan jangka panjang terhadap berbagai penyakit akibat infeksi virus HPV,” kata Ananda.
Melalui perluasan cakupan imunisasi ini, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat berharap semakin banyak anak memperoleh perlindungan sejak dini, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya imunisasi sebagai langkah pencegahan penyakit.(Riko)
























