oleh

Ancaman Covid 19 Masih Nyata, Lurah dan Camat di Jakut Sibuk Plesiran ke Padang

Jakarta,Komunitastodays,- Ditengah tengah giat pelayanan vaksinasi Covid 19 hingga vaksinasi booster kepada warga DKI Jakarta belum tuntas, para lurah dan camat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara malah sibuk plesiran atau kunjungan ke Padang, Sumatera Barat.

Mereka berangkat disaat masih jam kerja pada Jumat (5/8/2022), menuju bandara Soekarno Hatta untuk selanjutnya berangkat ke Padang, dan kembali ke Jakarta pada Minggu (7/8/2022).

Keberangkatan para pejabat Pemkot Jakarta Utara ini diduga tidak menggunakan dana pribadi, melainkan di biayai dari ABPD DKI Jakarta tahun 2022 yang masih terseok-seok akibat pandemi Covid 19.

Ruslan (51) warga RW 001 Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara menyesalkan keberangkatan para lurah dan camat plesiran ke Sumatera Barat, karena waktunya belum tepat dan masih dalam tahap transisi covid 19.

“Hari ini Lurah Semper Barat tidak monitor kerja bakti, dia sedang plesiran bersama para lurah, camat dan pejabat lainya ke Sumatera Barat,” kata Ruslan, Minggu (7/8/2022). Mereka berangkat disaat masih jam kerja menuju bandara Soekarno Hatta pada Jumat (5/8/2022} hingga Minggu (7/8/2022) kembali ke Jakarta.

Menanggapi keberangkatan para pejabat tersebut, Ketua LSM Caraka Nusantara Rudianto S menuturkan bahwa para pejabat yang berangkat ke Padang beberapa hari lalu itu, sama dengan bolos kerja dan harus diberikan sanksi berat kerena berangkat disaat jam kerja.

Dia meminta agar Inspektorat Provinsi DKI Jakarta tidak menutup mata, tapi harus memeriksa para lurah dan camat yang melakuka plesiran tersebut.

“Lakukan pemeriksaan dan jika terbukti ada pelanggaran tentang disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) harus disanksi tegas dan bisa diberhentikan dari jabatanya,” terang Rudianto.

Wawan, seorang (ASN) mengatakan bahwa dia tidak ikut jalan-jalan ke Padang, Sumatera Barat. “Saya tidak ikut plesiran itu, tapi saya baru pulang hajatan di keluarga pak Djunaedi,” seraya menjelaskan bahwa jalan-jalan tersebut termasuk sebuah penyegaran.

Anggota Dewan Kota Jakarta Utara, M Sidik mengungkapkan seharusnya para pejabat tersebut tidak usah jalan-jalan, apa urgensinya ke Padang. “Fokus menjaga wilayah, monitor kerja bakti, dan kegiatan HUT Kemerdekaan RI 77,” kata dia. (Bilmar/Tulus)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed