oleh

Vaksinasi Percepatan Digelar TNI Bekerjasama Dengan PHRI, IHGMA, IHGM

-Parbud-510 views

Yogya,Komunitastodays,-BPD PHRI DIY dan beberapa Assosiasi Pariwisata mengadakan percepatan vaksinasi yang digelar dari tanggal 24 – 25 Agustus 2021, yang bertempat di Sleman City Hall, Sleman Yogyakarta dan bekerjasama dengan Korem 072 Pamungkas, Kodim 0732/Sleman, Dinkes Sleman, BPD PHRI DIY, DPD IHGMA (Indonesian Hotel General Manager Association) Jogja, DPD IHGM (Indonesian Hotel General Manager) Jogja dan Manajemen Sleman City Hall dalam melaksanakan vaksinasi masal sebanyak 3000 orang bagi pekerja Pariwisata dan Masyarakat.

“Hal ini juga merupakan bagian dari semangat agar herd immunity segera terbentuk dan pariwisata segera bangkit,” kata Deddy Pranowo Eryono selaku Ketua BPD PHRI DIY yang didampingi oleh Herryadi Baiin Ketua DPD IHGMA Jogja dan Agus Budiono Ketua IHGM Jogja.

Saat ditemui, awak media Agus Budiono, Rabu, (25/8/2021) menjelaskan bahwa dalam percepatan vaksinasi yang di programkan oleh pemerintah Pusat maupun Daerah dapat diikuti dengan semangat vaksin bagi masyarakat yang belum di vaksin sehingga kita semua bisa sama – sama bangkit dari pandemic covid-19 ini.

Agus Budiono, menjelaskan bahwa kegiatan ini telah menjadi salah satu program dan target utama dalam untuk mengendalikan penyebaran Virus Corona Covid-19 yang sejak ada dari tahun 2020, yang tadinya awal menjadi pandemic di Indonesia, untuk mencapai herd immunity tersebut maka pemerintah melakukan pelaksanaan vaksinasi di berbagai daerah khususnya di daerah-daerah yang mempunyai tingkat kasus positif cukup tinggi.

“Daerah Istimewa Yogyakarta yang merupakan kota Budaya dan Pariwisata sangat terdampak dari pandemi Covid-19 sudah satu tahun lebih pandemi berlalu dan hingga kini DIY masih bergumul dengan penyebaran virus covid 19 ini. bahkan DIY hingga saat ini masih masuk dalam kategori level 4 dalam PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) yang saat ini diberlakukan oleh Pemerintah Pusat kepada daerah-daerah di Indonesia. Beberapa Industri khususnya Pariwisata yang sangat merasakan dampak dari kebijakan itu,” tandasnya. (Novi/Yuyun/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed